Minggu, 13 Oktober 2013

Modul Akuntansi Dasar 02

Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi
Jurusan Manajamen
Disusun oleh: Laboratorium Akuntansi Dasar

Silahkan unduh materi disini dengan klik:
MODUL AKDAS 01 (Modul)
MODUL AKDAS 02 (Kertas Kerja Modul)
MODUL AKDAS 03 (Laporan Keuangan Modul)

Notes: 
Untuk mendownload ikuti cara di atas. Wajib di cetak berwarna, Di jilid menjadi satu sesuai urutan (sampul depan bening dan belakang biru), Dan tiap praktikum harap di bawa. Untuk tugas fortofolio bisa di lihat di bagian bawah ini dan lihat Notes nya. Dan di harapkan mulai mencari Map L berwarna biru, wajib.
Terima Kasih.

Contoh Tugas Fortofolio:

Notes: 
Tugas Fortofolio, di Halaman Pertama di tulis sebagaimana yang sudah di contohkan di kelas (dapat di lihat di gambar pertama). Di Halaman Kedua buat 3 kolom yang berisikan Account Number, Account Name, dan Nama Akun (Account Name yang di terjemahkan ke bahasa indonesia). Untuk daftar atau isi kolom Account Name dapat di lihat di Modul Halaman 09 (Surprise Travel). Tulis Account Name di Kolom Kedua dan tulis terjemahan dari semua daftar Account Name ke Bahasa Indonesia di Kolom Ketiga (lihat contoh gambar kedua).

Contoh Sampul Jilid Modul:


Contoh Map L Biru:

Materi Pengantar Komputer dan TI 1C

Universitas Gunadarma
Fakultas Ekonomi
Jurusan Manajamen
Disusun oleh: SUCI BR KEMBAREN, SKOM., MMSI

Silahkan unduh materi disini dengan klik DOWNLOAD

Notes: 
Untuk mendownload ikuti cara di atas. Ralat, tidak ada fotocopyan dari pihak pengurus. Wajib di cetak, Bebas berwarna atau hitam putih, Di jilid sampul bebas, dan tiap pembelajaran harap di bawa.
Terima Kasih.

Minggu, 06 Oktober 2013

Flashdisk yang Peka

Beberapa hari yang lalu, hidup gua mulai tidak seimbang bagaikan timbangan daging di pasar. Tugas perkuliahan mulai menyerang keindahan momen-momen bersantai dan gua gak mampu menahannya. Ini adalah saat yang di nantikan oleh flashdisk. Flashdisk adalah perangkat penyimpanan komputer yang.. lupakan. Di kamus bahasa inggris yang bisa di percaya, 'Flash' itu artinya Cahaya dan 'Disk' itu Piringan. Jadi dapat kita simpulkan flashdisk itu sejenis ufo atau piring yang di lemparkan sang istri ke suaminya. Hampir semua pelajar punya flashdisk, dan gua memiliki satu flashdisk berwarna biru berukuran 1GB. Gua beri nama Smiky. Ukuran yang cukup kecil dan dipertanyakan mengapa gua membeli flashdisk tersebut. Jawabannya adalah gua tidak membelinya tapi meminjamnya. Sejarah awal pada abad ke-21 sekitar tahun 2010 sesudah masehi, waktu itu gua duduk di kelas 3 sekolah menengah bawah eh pertama maksudnya. Gua meminjam flashdisk ke sahabat baik gua, sebut saja Endi. Dia lelaki. Dan demi menghindari kemainstreaman dan membuat kegregetan jadi nama tidak gua samarkan. Jadi buat Endi, dimanapun engkau berada bersiap-siaplah. Okey jadi waktu itu gua minjem flashdisk dia mungkin buat ngerjain tugas tapi setelah gua analisa kembali dulu gua gak serajin itu jadi mungkin yang lain, mungkin. Gua bawa pulang kerumah dan menggunakannya. Singkat cerita, 4 tahun berlalu dan gua sekarang kuliah flashdisk itu selalu setia menemani gua menyimpan tugas-tugas. Ya bisa di bilang gua belum mengembalikannya, karena gua selalu lupa buat ngembaliinnya. Tapi setiap gua ketemu gua selalu bilang kalo flashdisk dia masih ada di gua, dan dia selalu jawab dia gak tau flashdisk yang mana. Jadi Endi, sampai detik ini kesalahan bukan dari ku tapi dikau juga yang melupakan segala sesuatu yang terjadi begitu cepatnya. Galau ftv. Tapi gua udah janji sama dia kalo gua mau beliin flashdisk yang baru buat membayar rasa tanggung jawab gua. Tapi mungkin janji itu hanya kiasan, karena sampai saat ini gua belum mewujudkannya. Dan gua baru aja beli flashdisk baru, karna flashdisk yang gua pinjam itu udah gak asik lagi, udah gak jago nyolok. Karna gak semua perangkat komputer bisa di colok dan di rasakan oleh flashdisk tersebut, gimana komputer mau ngerasain, komputer butuh flashdisk yang peka. Jadi gua ganti yang baru, yang lebih peka, yang lebih memahami komputer satu sama lain dimana pun berada. Peka membuat hubungan lebih dramatis. Salam air peka.

Kamis, 03 Oktober 2013

Kudeta Tenggorokan

Sore kemarin gua pulang kuliah dengan kecenya, dengan memakai tas laptop kemeja kerja jaket borju celana jeans sepatu gunung. Gua selayaknya karyawan bagian sistem jaringan yang dapet kerja di atas gunung dan hobinya ngerapp, super sekali. Namun semua itu menghilang ketika negara api menyerang, eh maksudnya hujan datang. Gua tiba di rumah dengan perpindahan gaya dari kece menjadi korban kebakaran saat hujan, lusuh basah dan gelisah. Gua menyimpulkan ini adalah kehujananilisiasi. Kayanya gua mulai tertular bahasa vickysisasi, ini karna temen-temen gua di kelas selalu mencoba menjawab pertanyaan dosen dengan jawaban pemrograman vickysisasi tersebut. Seperti contoh saat dosen pengantar akuntansi bertanya kepada pasukan murid tidak berwawasan, 'Semua jawab pertanyaan dari saya, apa yang di maksud Solvensi?'. Dan murid yang berharap memiliki wawasan menjawab dengan hampanya, 'Dimana kemampuan kudeta perusahaan untuk membayarisasi kembali kemakmuran pinjaman dan kontroversi hutang dalam labil jangka panjang'. Dosen pun mengambil buku absen lalu bertanya kembali, 'Kenapa kamu bisa menjawab seperti itu nak?'. Dan murid itu berkata, 'Karna pemikiran saya dewasa, 29 my age'. Mungkin atas kejadian itu gua sudah bisa menebak, bahwa murid tersebut akan di blacklist dari kelas. Malamnya, gua mencoba rajin untuk mencuci sepatu-sepatu gua yang sudah mulai teriak untuk di bersihkan. Kesalahan yang gua gak fikirkan saat hendak mencuci adalah, besok gua libur mengapa tidak hendak mencuci di ke esokan hari. Ya sudahlah, nasi sudah menjadi nasi goreng. Dan hari ini gua bangun siang, dan merasakan sakit tenggorokan. Gua berinisiatif menyimpulkan kalo ini terjadi karna gua terlalu banyak berhubungan dengan air kemarin. Gua anak ekonomi bukan sains jadi salah bukan masalah. Ini derita sekali, mengkudeta tenggorokan gua yang mengganggu kemakmuran makan enak dan membuat kontroversi kelaparan. Oh radangilisiasasi at 18 my age.

Rabu, 02 Oktober 2013

Gaya Konvensional

Pagi ini gua bangun pagi sekitar jam 6 lewat 15 waktu indonesia bagian bangun. Menikmati nikmatnya menguap bagai cerobong kapal laut. Tadi malam gua tidur terlalu larut, bukan nonton bola apalagi belajar melainkan hanya menonton film yg mungkin bisa di bilang kurang berpendidikan. Kita kesampingkan dulu judulnya demi keselamatan. Setelah nonton film yang kurang berpendidikan ini gua dapat masalah dalam tidur. Bisa di bilang sulit tidur. Gua udah nyoba tidur dengan beberapa gaya konvensional. Btw gua gak tau artinya konvensional. Gua udah nyoba googling, youtube cara buat bisa tidur cepat tapi tetap tidak berhasil. Mungkin ada ilmu hitam yang coba mengganggu ketenangan gua malam ini seperti santet atau jampe-jampe. Lupakan saja yang tadi. Pada intinya setelah waktu berjalan gua tidur, seperti semacam ketiduran. Selang berapa waktu gua harus bangun dan pergi ke kampus. Semoga tidak ada hal yang tidak di inginkan terjadi, semoga dosen memaklumi kalau siswanya hilang serta larut dalam waktu menuju mimpi yang indah.