Jumat, 25 Maret 2016

Softskills Bahasa Indonesia 2



Nama               : Ryan Nourvien Prawiranata
NPM               : 18213156
Kelas               : 3EA14
Mata Kuliah    : Bahasa Indonesia 2 #

1.      PENALARAN DEDUKTIF
Metode berpikir deduktif adalah suatu metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagian yang khusus. Hal ini adalah suatu sistem penyusunan fakta yang telah diketahui sebelumnya guna mencapai suatu kesimpulan yang logis. Dalam penalaran deduktif, dilakukan melalui serangkaian pernyataan yang disebut silogisme dan terdiri atas beberapa unsur yaitu:
·         Dasar pemikiran utama (premis mayor)
·         Dasar pemikiran kedua (premis minor)
·         Kesimpulan

Macam-macam penalaran deduktif:
A.    Menggunakan silogisme
Silogisme adalah proses penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Contoh:
§  Premis mayor / premis umum: semua orang akan mati
§  Premis minor / premis khusus : udi adalah orang
§  Konklusi / kesimpulan : udi akan mati
B.     Menggunakan entinem
Entinem adalah penalaran deduksi secara langsung, premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui. Contoh:
§  Ikan memerlukan air
§  Di gurun pasir tidak ada air
§  Digurun pasir tidak mungkin ada ikan

Sumber :
1.    http://id.wikipedia.org/wiki/Penalaran        
2.      Budiharso, Teguh. 2009. Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta: Venus.
3.      Keraf, Gorys. 1985. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta : Gramedia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar