Nama : Ryan Nourvien Prawiranata
NPM : 18213156
Kelas : 3EA14
Mata
Kuliah : Bahasa Indonesia 2 #
1.
PENALARAN DEDUKTIF
Metode berpikir
deduktif adalah suatu metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum
terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagian yang khusus.
Hal ini adalah suatu sistem penyusunan fakta yang telah diketahui sebelumnya
guna mencapai suatu kesimpulan yang logis. Dalam penalaran deduktif, dilakukan
melalui serangkaian pernyataan yang disebut silogisme dan terdiri atas beberapa
unsur yaitu:
· Dasar pemikiran utama (premis mayor)
· Dasar pemikiran kedua (premis minor)
· Kesimpulan
Macam-macam penalaran
deduktif:
A.
Menggunakan silogisme
Silogisme adalah proses
penarikan kesimpulan secara deduktif. Silogisme disusun dari dua proposi
(pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Contoh:
§ Premis mayor / premis
umum: semua orang akan mati
§ Premis minor / premis
khusus : udi adalah orang
§ Konklusi / kesimpulan :
udi akan mati
B.
Menggunakan entinem
Entinem adalah
penalaran deduksi secara langsung, premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan
karena sudah sama-sama diketahui. Contoh:
§ Ikan memerlukan air
§ Di gurun pasir tidak
ada air
§ Digurun pasir tidak
mungkin ada ikan
Sumber :
2. Budiharso, Teguh. 2009. Panduan Lengkap Penulisan
Karya Ilmiah. Yogyakarta: Venus.
3.
Keraf, Gorys. 1985. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta : Gramedia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar